Jangan bicarakan pejantan didepan pejantan lain
Click for more pictures
Jangan membicarakan pria di depan pria lain, sebab pria hidup dalam harga diri. Harga diri tersebut dapat berbagai macam bentuknya. Sebesar maupun sekecil apapun kadarnya, harga diri seorang pria dapat muncul sebagai arogansi dan kemanjaan. Sebuah jenis emosi yang menunjukkan bahwa dirinya tidak boleh di perbandingkan dengan pria lain dalam hal apapun.
Dirinya dan keberadaannya adalah masterpiece, tiada duanya di dunia ini, dan bahkan di jagad raya. Dengan demikian siapapun partnernya dalam interaksi diharapkan dapat melihat diri sang pria sebagai individu yang tidak pernah akan boleh disamakan maupun diperbandingkan, sebab menyamakan maupun memperbandingkan adalah perbuatan yang sama sekali tidak proporsional.
Permintaan tolong pada seorang pria adalah sebuah tiket menuju peningkatan harga diri. Ibaratnya sebagai skor yang harus dikumpulkan sebanyak banyaknya. Dan tentu saja kesempatan meraih skor tersebut tentu tidak akan serta merta diberikan pada pria lain. Dunia adalah tempat berkompetisi, maka siapapun yang dapat menciptakan lebih banyak kesempatan maka dialah yang berpeluang lebih banyak untuk menang – atau dalam hal ini meningkatkan harga diri – .
Jangan tanyakan ketidak tahuan dalam hal apapun, tapi uatarakan apa yang diketahui sehingga memberi ruang pada pria untuk melengkapi pengetahuan yang masih kurang dengan kerelaannya sendiri. Sebab pria yang pandai tak akan bersedia membuang waktu pada orang yang tidak tau tujuan pengetahuan yang ingin dicarinya.
Maka boleh saja berurusan dengan banyak pria sekaligus, namun jangan biarkan mereka mengetahui. Biarkan setiap pria berfikir bahwa hanya dialah tempat meminta pertolongan. Itulah kunci jika wanita ingin menciptakan interaksi yang baik dengan pria manapun.